Just another WordPress.com weblog

Perkembangan teknologi game saat  ini sangat signifikan. Game pada waktu kita masih kecil hanya ada Nintendo 64, Sega, atau game yang dibuka dari under DOS.  Pada saat itu visualisasi dari game itu sendiri sangatlah standart dibandingkan dengan console – console yang sekarang.

Pada era tahun 1970-an mulai terdapat beberapa permainan yang sedikit lebih maju. Dengan teknologi ROM (Read Only Memory) yang mana aplikasi permainan tersebut di simpan di sebuah keping plastik. Dan jika ingin memainkan permainan tersebut, kita harus masukan memory pada slot yang tersedia dalam console tersebut. Selanjutnya sekitar tahun 1980-an, Jepang merilis sebuah permainan yang sejak dari dulu hingga saat ini kita sangat mengenalnya. Nintendo adalah namanya. Dengan permainan utamanya adalah Mario Bros, Super Contra, Pac Man dll  merupakan permainan yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Namun, tidak lama Nintendo mendapatkan saingan baru yaitu SEGA yang dibuat oleh Amerika Serikat.

Setelah adanya SEGA, berkembanglah game dengan 32 bit yang berlangsung sekitar tahun 1993. Nintendo masih bertahan pada generasi ini meskipun terdapat perubahan pada hardware penyimpanan. Yang paling terlihat jelas adalah dengan hadirnya PlayStation 1 yang di motori oleh perusaha elektronik ternama di Jepang, yaitu Sony. Pada PlayStation ini permainan disimpan pada sebuah keping CD. Dan terdapat storage memory untuk meng-save permainan yang telah dimainkan. Berlanjut dengan munculnya kehadiran X-Box yang dirilis oleh DreamCast pada tahun 1998.  Lalu muncul kembali produk Sony selanjutnya yaitu PlayStation 2. Dan permainan ini pun dimainkan dengan media permainan yang berasal dari keping DVD.

Masih X-Box dan PlayStation yang berperan disini, namun terdapat beberapa perubahan pada konektivitas hardware permainan. Dimana salah satu hardware penting dalam permainan yaitu Joystick sudah tidak lagi bermedia kabel melainkan sudah nirkabel. Media transmisi yang digunakan adalah wireless (bluetooth dan infra red). Dan permainan pun sudah dapat dimainkan secara online di internet, sehingga interaksi manusia yang terlibat pada permainan tersebut sudah sangat luas. Sony juga mengeluarkan Play Station Portable atau lebih dikenal dengan PSP. Merupakan sebuah game yang dapat dengan mudah dijinjing kemana saja layaknya sebuah handphone genggam. Tidak saja berfungsi sebagai aplikasi pemutar game, PSP dapat juga dioperasikan untuk pemutar film, musik dan dapat juga digunakan untuk berselancar di dunia maya berkat dukungan jaringan wifi yang tersedia.

Sumber : Google.co.id

Aslinya dibuat untuk konsol Play Station 2, kemudian game ini dibuat untuk PC juga. Resident Evil 4 versi PC memiliki kekurangan dalam system kontrolnya. Game ini hanya menggunakan keyboard dan tidak bias menggunakan mouse. Jika kita akan membidik zombie – zombie pada game ini, kita menggerakannya bukan dengan bantuan mouse tetapi hanya dengan keyboard. Pasti hasil bidikan kurang tepat pada sasaran (straight to the head of zombie agar langsung mati. He.) . Game ini juga membutuhkan kombinasi tombol yang akan mempersulit kita saat di kelilingi zombie – zombie haus darah. Karena itu saya sarankan memakai game pad.

Resident Evil adalah game yang sangat menarik, karena saya main game dari Resident Evil 1, 2, dan 3 pada zaman Play Station 1, nah Resident Evil 4 pada Play Station 2/ PC. Alurnya lumayan menaikan adrenalin karena suasana yang mencekam, keterbatasan amunisi, atau obat – obat untuk kesehatan.

Walaupun telah ada untuk versi PC, Resident Evil 4 masih beracu pada konsol. Game ini sering mengharuskan anda untuk menekan tombol yang disimbolkan dengan angka – angka. Bukan Cuma dibutuhkan respon yang tinggi, tapi kita diharuskan hafal semua tombol yang seringkali digunakan. Jika anda menggunakan keyboard dengan konfigurasi default, maka dibawah ini daftar tombol yang harus dihafal. Dan jika mau merubah konfigurasi default, masukan DVD game, selanjutnya pilih menu setup, dan hafalkan konfigurasinya.

Pergerakan dalam game ini tidak memiliki fungsi strafe (bergeser kesamping), karakter di Resident Evil 4 bisa berputar 180º. Kita bisa berlari kencang, dengan sekejap berbalik dan menembaki zombie atau boss. Jika kita menembak di kaki musuh, maka aka nada pergerakan otomatis dari game yang kita harus lakukan. Untuk menghabisi boss tertentu, kita harus menunggu hingga boss tersebut stunned/ terdiam, baru setelah itu kita melakukan gerakan.

Perlu diingat, pada game ini kita tidak bias membeli amunisi pada merchant, jadi amunisi kita dapatkan di dalam permainan, maka dari itu hemat – hemat amunisi. Shot straight to the head, tapi pada level keatas, jika kita menembak kepal zombie, dari kepala tersebut akan keluar parasit , jadi kita harus aware. Kita bisa memiliki senjata

  • Pistol : Handgun/ Punisher/ Red9/ Blacktail
  • Shotgun : Shotgun/ Riotgun/ Striker
  • Rifle : Rifle/ Semi – auto rifle
  • Magnum : Broken butterfly/ Killer7
  • Heavy weapon : TMP (machine gun)/ Mine thrower/ Rocket launcher/ Special Rocket launcher
  • Grenade : Flash Grenade/ Hand grenade/ Incendiary grenade
  • Matilda jika kita tamatkan game
  • Chicago typewriter
  • Hand canon jika kita mendapatkan 5 bintang dalam game mercenaries, dan
  • Infinite Rocket Launcher

Kita hanya mempunyai satu teman dalam game ini, yaitu merchant. Karena merchant yang bisa provide kebutuhan kita dalam menyelesaikan game ini. Kita bisa meng – upgrade senjata kita, dan yang paling penting kita harus membeli treasure map dan case yang berukuran besar. Dan dia biasanya menawarkan mini game untuk kita.

Spesifikasi minimum untuk menjalankan game ini :

  • windows 2000/XP
  • pentium 4 atau AMD Athlon prosesor 1.5 GHz
  • 256MB RAM
  • 128MB nVidia GeForce 6 ata ATi Radeon X300 class video card dengan Shader 2.0 support
  • DirectX compatible soundcard
  • DirectX 9.0c
  • 4x DVD-ROM Drive
  • 7GB Hard Disk space
  • Keyboard
  • mouse

Sumber : PCMedia Mei 2007, dan google untuk gambar

Hidup

Kita sebagai manusia adalah ciptaan Tuhan. Ciptaan yang memiliki jalan yang sudah ditentukan/ diatur olehNya. Kadang kita diberikan jalan yang sangat berliku, susah, tapi yakin dibalik kejadian tersebut ada hikmah yang bisa kita ambil. Sampai detik ini saya bingung dengan jalan hidup yang saya jalankan. Kemana arahnya dan akan kemana tujuan saya. Bukannya saya dis orientasi, tapi bingung untuk memilih jalan mana yang tepat untuk hidup ini. Banyak keperluan yang dibutuhkan, tapi selalu ada hambatan untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Hambatan tersebut ada 2 faktor, yaitu faktor intern dan ekstern. Faktor Intern yaitu dari sisi tempat dimana kita lahir, tumbuh yaitu keluarga. Keluarga bisa menjadikan motivasi untuk seseorang menjadi apa yang diinginkan oleh dirinya dan orang tuanya, atau bisa kebalikannya yaitu menjadikan seseorang tumbuh dalam lingkungan yang kurang sehat. Lingkungan yang kurang sehat bisa diartikan Broken Home (Orang tua yang pisah, selalu ada masalah dalam keluarga yang bersangkutan).  Ada orang yang bisa membiarkan hal – hal yang aneh terjadi/ shit happen, ada juga orang – orang yang terbawa dengan keadaan yang tidak kondusif dalam keluarga tersebut. Orang yang terbawa dengan keadaan, mereka akan selalu memikirkan apa yang akan terjadi di dalam rumah, memang agak sedikit over. Pasti anda akan mempunyai opini, “Kenapa harus fikirkan masalah yang ada dirumah? Jangan terlalu difikirkan, dibawa santai aja”. Tapi orang itu pasti mempunyai alasan yang kuat kenapa dia selalu fikirkan keadaan orang – orang yang ada dirumah. Faktor Ekstern yaitu lingkungan tempat dimana dia melakukan sosialisasi, sekolah, kampus, tempat nongkrong.

Kadang saya berfikir, kenapa hidup ini susah untuk dijalankan. Susah untuk memahami suatu masalah agar kita dapat menyelesaikannya dengan hasil yang memuaskan. Tapi saya yakin, dibalik semua kesulitan, hambatan, cobaan, semua pasti ada hikmahnya.

Tetap semangat kawan. =)

Sedang mampelajari 3D MAX, butuh masukan ni bro/ sis.. leave a comment ya..

3D Max

Read the rest of this entry »

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.